4 Persiapan Yang Harus Dilakukan Saat Pemadam Listrik, Mulai Dari Sedia Lilin Hingga Genset

Pada awal hingga pertengahan tahun, di Indonesia biasanya berada pada musim penghujan. Ada saja beberapa hal yang sering terjadi saat musim hujan seperti, banjir dan pemadaman listrik. Hal ini memang sudah biasa dan bukan hal yang asing lagi. Untuk menghadapi masalah pemadaman listrik, berbagai cara dan persiapan dilakukan, mulai dari menyediakan stok lilin di rumah, lampu emergency hingga membeli atau menyewa genset murah. Jika tidak ada persiapan saat sering terjadi pemadaman listrik, dikhawatirkan akan sangat repot terutama dalam hal penerangan.

Genset Perkins

Dapat dibayangkan bagaimana jika pemadaman listrik terjadi saat malam hari, tentu gelap dan susah untuk beraktifitas. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk melakukan persiapan terlebih dahulu. Untunglah, pihak PLN biasanya memberikan informasi jadwal pemadaman listrik bergilir, jika memang pemadaman ini telah direncanakan, biasanya jika sedang ada perawatan alat atau perbaikan, sehingga masyarakat bisa terlebih dahulu melakukan persiapan dan antisipasi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik, yaitu:

1. Ketahui Jadwal Pemadaman Listrik
Saat ini ada banyak media untuk menyampaikan informasi, ada televisi, surat kabar, media sosial, telepon dan lainnya. Jika memang pemadaman listrik kerap terjadi, maka cobalah untuk mencari informasi tentang jadwal pemadaman listrik. Jika memang telah dijadwalkan sebelumnya, tentu bisa lebih berhati-hati dan segera melakukan persiapan.

2. Siapkan Peralatan Penerangan
Sediakan berbagai peralatan penerangan seperti lilin, korek api, lampu emergency, lampu tabung, senter dan lainnya. Akan lebih baik jika menyediakan alat penerangan lebih dari satu, jadi ketika satu alat tidak bisa berfungsi dengan baik bisa segera digantikan dengan alat penerangan lainnya. Jika menggunakan lilin sebagai penerangan, alangkah baiknya untuk berhati-hati dalam meletakkannya karena api pada lilin berpotensi dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Letakkan pada tempat yang aman dan gunakan alas lilin yang aman seperti piringan kecil. Hindarkan meletakkan lilin yang menyala dekat benda yang mudah terbakar.

3. Simpan Nomor Telepon Penting
Untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu atau dalam keadaan darurat, simpan dan catatlah nomor telepon penting seperti nomor layanan PLN, Rumah Sakit, Polisi terdekat dan lainnya. Jadi, jika suatu saat ingin menghubungi pihak tersebut, tidak kerepotan atau panik mencari nomor kontak yang bisa dihubungi.

4. Beli Atau Sewa Genset
Terkadang, pemadaman listrik dari PLN berlangsung lama, bisa memakan waktu berjam-jam. Hal ini mungkin sangat menyulitkan sehingga perlu alternatif lain untuk bisa menggunakan alat elektronik meski sedang terjadi pemadaman listrik. Bagaimana caranya? Salah satunya yaitu dengan menggunakan genset.

Genset yang berfungsi sebagai sumber listrik berbahan bakar minyak ini memang sering dipilih orang untuk menghadapi pemadaman listrik. Selain dapat diandalkan, genset juga membuat alat elektronik bisa bekerja seperti biasa, setidaknya untuk menyalakan lampu, genset sangat bisa diharapkan. Saat ini, ada banyak jenis genset yang bisa dipilih, dari harga genset murah hingga yang mahal. Jika belum memiliki uang yang cukup untuk membeli, bisa juga memilih untuk menyewa. Ya, saat ini sudah banyak jasa penyewaan genset yang tersedia, ada yang menyediakan secara langsung atau membuka layanan konsultasi, promosi dan layanan sewa lewat online sehingga masyarakat bisa melakukan pemesanan dengan cara yang mudah dan praktis.

Dalam Naungan Sukanto Tanoto RGE Terus Bagikan Premium Sharing Pada Petani Sawit

Siapa yang bilang jika perusahaan besar tak bisa berjalan seiring sejalan dengan rakyat kecil, seperti halnya para petani sawit? Bisa dilihat kiprah RGE (Royal Golden Eagle). Perusahaan dalam naungan Sukanto Tanoto yang awalnya memiliki nama Raja Garuda Mas tersebut terbukti bisa bekerjasama dengan sangat baik dengan para petani plasma hingga sekarang. Ini merupakan konsep yang digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk menjadikan perusahaan besar dapat berjalan seiringan dengan petani kecil. Dan mereka diberi nama sebagai Perkebunan Inti Rakyat atau PIR.

Hal tersebut adalah perwujudan konkret Trilogi Pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Yang mana di dalamnya berisikan sebuah pernyataan bahwa perkebunan rakyat jadi tulang punggung dari pembangunan perkebunan dengan dukungan peranan strategis BUMN perkebunan dan juga pelayanan pada pengembangan usaha perkebunan besar swasta. Pemerintah Indonesia juga mulai jalankan PIR pada saat program transmigrasi digalakan di era 1980an.

Dalam Naungan Sukanto Tanoto RGE Terus Bagikan Premium Sharing Pada Petani Sawit

Sukanto Tanoto

Ya, dalam naungan Sukanto Tanoto perusahaan yang ia dirikan yakni Royal Golden Eagle (RGE) ini pastinya akan terus membagikan premium sharing kepada para petani sawit agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak nantinya. Yang mana langkah tersebut dilakukan sebagai respons pada keberagaman masalah sosial yang mulai bermunculan sebagai akibat dari kepadatan Pulau Jawa sendiri. Tak hanya itu, program ini juga dimaksudkan untuk menekankan angka kemiskinan dengan cara menyediakan lahan serta kesempatan baru untuk kemudian dijadikan sebagai sumber mata pencaharian.

PIR pada akhirnya diintegrasikan dengan program ini. RGE dalam naungan Sukanto Tanoto bahkan jadi salah satu pelopornya lewat lini bisnisnya, yakni Asian Agri, yang merupakan anak perusahaan Royal Golden Eagle tersebut. Ini adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri kelapa sawit dan jadi perintis sistem PIR dalam perkebunan kelapa sawitnya. Bahkan sekarang komitmen Asian Agri tetap kuat dan tak berubah sama sekali. Selain itu juga penting untuk diketahui bahwa sistem petani sawit menjadikan perusahaan besar seperti RGE bertindak sebagai perusahaan inti. Lalu itu para petani kecil sendiri berperan sebagai petani plasma.

Tentunya sebagai perusahaan inti Asian Agri memang sudah seharusnya tetap bertanggung jawab untuk dampingi dan kembangkan petani sawit ini. Lini usaha RGE yang juga dikenal dengan Raja Garuda Mas tersebut membina para petani sawit dalam pengelolaan lahan 2 hektar yang diberikan pemerintah kepada tiap keluarga. Mereka mengajari bagaimana cara mengembangkan lahan dengan baik hingga jadi sebuah perkebunan kelapa sawit. Dalam prosesnya tersebut, anak perusahaan Royal Golden Eagle (RGE) turut memberikan pengetahuan dan juga keterampilan pada para petani sawit serta pengelolaan perkebunan dengan baik dan benar.

Semuanya pasti masih belum cukup, Asian Agri masih berikan bantuan lain dalam bentuk finansial. Mereka bertindak sebagai penjamin untuk bank pada saat para petani sawit ini butuh pinjaman modal. Proses pendampingan dilakukan kurang lebih selama 4 tahun. Setelah itu, pada saat dirasa sudah benar – benar siap, perkebunan inti seperti Asian Agri akan menyerahkan lahan supaya dapat dikelola oleh para petani sawit secara sepenuhnya. Bagi para petani sawit, sistem PIR seperti ini dirasa sangat membantu sekali. Sebab mereka juga bisa mendapatkan kepastian penjualan hasil perkebunannya nanti. Hingga akhirnya hal tersebut membuat perubahan dalam kehidupan para petani, dimana taraf ekonomi mereka meningkat dengan baik.

Laga Persahabatan Indonesia vs Islandia di Stadion Baru

Laga persahabatan antara Indonesia dan Islandia kali ini berlangsung dengan istimewa. Pasalnya, laga pertandingan ini bukan hanya sekadar untuk menguji kemampuan Timnas Indonesia sebagai persiapan dalam menghadapi Asian Games 2018, tetapi juga sebagai ajang untuk percobaan stadion baru Gelora Bung Karno yang telah selesai direnovasi. Pertandingan persahabatan kedua akan dilaksanakan pada 3 hari setelah pertandingan pertama 11 Januari 2018 yang bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kedua pertandingan ini merupakan bukti nyata komitmen PSSI untuk menyiapkan Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018. Dengan mengundang Islandia untuk bertanding bersama Timnas Indonesia, merupakan suatu keputusan yang tepat. Hal ini dikarenakan Timnas Islandia merupakan salah satu tim yang lolos di ajang Piala Dunia 2018. Tiket pertandingan yang akan mengundang banyak dukungan dari masyarakat Indonesia ini bisa dibeli di Bukalapak sebagai mitra jual tiket Indonesia vs Islandia resmi.

 Laga Persahabatan Indonesia vs Islandia

PSSI secara optimal mempersiapkan Timnas Indonesia di Asian Games 2018 mendatang dengan merancang pertandingan ini menjadi dua, yaitu di pertandingan pertama Islandia melawan tim Indonesia Selection dan pertandingan kedua Islandia akan melawan Timnas Indonesia. Tim Indonesia Selection merupakan tim yang dibentuk berdasarkan hasil polling masyarakat Indonesia di situs resmi PSSI. Polling yang telah ditutup pada 4 Januari 2018 ini, belum mendapatkan pernyataan rilis resmi dari pihak PSSI siapa saja daftar nama pemain yang berhak berlaga melawan Islandia pada 11 Januari mendatang. Kedatangan tim yang kerap dijuluki “Our Boys” ini merupakan berkat dari kerja sama PSSI dengan promotor Mediapro Indonesia. Kesempatan ini tentu akan membuka peluang dan pengalaman Timnas Indonesia agar mampu bersaing di ajang Asian Games 2018.

Hal spesial lainnya dalam pertandingan persahabatan Indonesia dan Islandia yaitu di pertandingan kedua yang bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini akan menjadi uji coba SUGBK yang baru setelah selesai direnovasi. Itu artinya, pertandingan ini sekaligus membuka SUGBK secara resmi. Pembukaan SUGBK ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo. Penonton bisa merasakan hawa yang berbeda dari Stadion kebanggan Indonesia ini sekaligus menonton timnas Indonesia bertanding.

SUGBK dinyatakan siap untuk dipakai saat uji coba pertandingan persahabatan Indonesia dan Islandia setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan peninjauan ke SUGBK pada 26 Desember 2017 lalu. Menurut penuturan beliau, target SUGBK rampung adalah 31 Desember 2017. Selanjutnya SUGBK sudah siap dipakai setelah selesai membersihkan dan merapikan area lapangan di dalam stadion. Penonton akan merasakan hasil renovasi SUGBK untuk pertama kalinya di pertandingan persahabatan 14 Januari 2018 mendatang. Perbedaan yang jelas antara SUGBK lama dan baru adalah di bagian pencahayaan yang diklaim terbaik se-dunia. Pencahayaan yang berkekuatan 3.500 lux ini menggunakan LED Lighting System yang membuat pencahayaan jauh lebih hemat dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya itu, kursi penonton di stadion yang baru sudah didesain menjadi lebih berkualitas dengan jenis flip up yang sesuai dengan standar aksesibilitas untuk evakuasi.

Dengan tipe kursi ini, setiap kursi mampu menahan beban sampai dengan 250 kg dan juga tipe ini mampu menahan aksi perusakan oleh penonton karena kursi ini tidak bisa ditarik. Untuk melihat hasil renovasi luar biasa SUGBK, kalian bisa datang di pembukaan dan pertandingan Indonesia vs Islandia pada 14 Januari mendatang.